Monthly Archives: May, 2012

Islam mengajarkan untuk tidak meluapkan amarah

Menurut Al-Ghazali, kita memang tidak mungkin menghindari kemarahan.  Kemarahan yang baik dipicu oleh hal-hal yang baik. Sedangkan kemarahan yang zalim dipicu arogansi, ‘ujub, senda gurau, kesia-siaan, pelecehan, pencibiran, perdebatan, pertengkaran, penghianatan dan ambisi dunia. Bila sudah telanjur marah, orang yang mencari keridhaan Allah akan berusaha untuk meredam dan sedapat mungkin tidak meluapkan amarahnya. Allah ridha …

Continue reading

Islam mengajarkan untuk tawakkal

Tawakal ( توكُل‎) atau tawakkul berarti mewakilkan atau menyerahkan. Dalam agama Islam, tawakal atau tawakkal berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan, atau menanti akibat dari suatu keadaan. Jadi tawakal juga bisa diartikan berserah diri setelah ikhtiar. Orang yang bertawakal sungguh-sungguh pada Allah adalah orang yang membulatkan tekad dan …

Continue reading

Islam mengajarkan untuk bertakwa

Kata takwa berasal dari rumpun kata waqa (وَقَى), yaqi (يَقِى), wiqayah (وِقايةً), yang berarti takut, menjaga, memelihara dan melindungi. Sesuai dengan makna tersebut, maka taqwa dapat diartikan sikap memelihara keimanan yang diwujudkan dalam pengamalan ajaran agama islam secara utuh, konsisten dan selalu ditingkatkan (istiqomah). Takwa juga bisa diartikan dengan selalu menjalankan perintah Allah dan menjauhi …

Continue reading