Islam mengajarkan untuk ikhlas

Kata ikhlas sebegitu mudahnya diucapkan. Misalnya ada seorang laki-laki memberi perhiasan mahal pada seorang wanita yang ditaksirnya lalu mengatakan “aku ikhlas memberikan perhiasan ini padamu” tapi saat wanita ini menolak cintanya dia meminta dikembalikan perhiasannya berarti belum ikhlas benar. Atau seorang wanita yang berbaju seksi mengatakan pada kekasihnya “aku memakai baju seksi ini ikhlas lho”, namanya bukan ikhlas karena memakai baju seksi bukan ajaran Islam yang benar.

Ikhlas (إِخْلاص) berarti berarti, murni, bersih, jernih, tanpa campuran. Ikhlas bisa diartikan memurnikan tujuan amal hanya pada Allah, tanpa berharap imbalan dari orang lain dalam bentuk apapun termasuk pujian, serta tidak ada keinginan menarik kembali yang telah dilakukan. Di dalam ajaran Islam, ikhlas adalah salah satu syarat untuk mendapatkan pahala dari Allah. Tentunya ikhlas dalam melakukan ibadah dan perbuatan sesuai ajaran Islam yang benar.

Apabila manusia sudah berusaha ikhlas, (banyak yang ragu belum tahu sudah ikhlas atau belum, paling tidak berusahalah) maka Insya Allah hidupnya akan dimudahkan oleh Allah. Dimudahkan tidak selalu mempunyai uang banyak, tapi merasa kecukupan dengan hal yang dimilikinya dan hatinya tenang. Dan Allah akan memberi rejeki dan ketenangan pada siapapun yang Allah kehendaki, salah satunya pada yang selalu berusaha untuk ikhlas dalam mengerjakan perbuatan baik, beribadah dan menyedekahkan sebagian hartanya pada yang membutuhkan.

Orang yang beriman pasti akan berusaha selalu ikhlas dalam seluruh perbuatannya. Semoga kita termasuk golongan orang beriman yang ikhlas dalam melaksanakan shalat dan melaksanakan sedekah…

Allah berfirman
Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (QS. Al An’am : 162)

Allah berfirman
Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar.(QS. An-Nisaa : 146)

Allah berfirman
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS. Al Bayyinah : 5)

Allah berfirman
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, (QS. Al Fath : 4)

Allah berfirman
Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). (QS. Ar Ra’du : 26)

Comments are closed.

%d bloggers like this: