Mensikapi ramalan

Aku pernah punya teman yang mempunyai indra ke-6, sudah lama sekali ketemunya sekitar pertengahan tahun 90an. Dia pacarnya temenku KKN, konon ceritanya dia bisa menemukan barang hilang, bisa membaca pikiran orang, dan banyak kejadian gaib lain. Dulu aku pernah iseng nanya garis tanganku ke depannya gimana. Dia banyak ngeliat kayak banyak visi di tangan temen-temenku yang lain, khusus tanganku gelap, dia gak bisa liat.

Sekarang aku sudah males dengan ramalan. Bahkan ramalan bintang aja aku anggap gak penting. Ternyata kalo bertanya pada tukang ramal shalat kita tidak diterima Allah selama 40 hari. Apalagi membenarkan ucapan seorang tukang ramal, bisa termasuk golongan kafir.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
Barangsiapa yang mendatangi paranormal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima sholatnya selama 40 malam. (HR. Muslim)

Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
Barangsiapa yang mendatangi paranormal lalu membenarkan ucapannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad –shallallahu’alaihi wa sallam-. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Tentang masa depan, menurut Al Qur’an rahasia masa depan sering dicoba dilihat oleh jin, tapi akan ada panah api yang akan melempar mereka. Jin jahat akan berusaha mendekati manusia dengan memberikan informasi tentang rahasia kehidupan, karena manusia yang sudah terpengaruh akan jadi budak jin. Manusia yang menjadi budak jin sudah ketahuan saat di akhirat akan berada dimana, yaitu di neraka.

Semoga kita bisa bijak untuk menghindari segala ramalan-ramalan, karena orang beriman tidak akan tertarik akan ramalan dan percaya begitu saja. Tapi bila ada yang mendapat visi begitu jelas tentang masa depan tanpa menggunakan ritual pemanggilan jin, maka anggap hanya sebagai dugaan bukan kepastian, tepatnya agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Allah…

Allah berfirman
dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya). (QS. Al Jin : 9)

Allah berfirman
Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”. Allah berfirman: “Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. (QS. Al Hijr : 39-43)

Comments are closed.

%d bloggers like this: