Banyak rejeki dengan sedekah yang ikhlas

Bila melakukan sedekah, maka sebaiknya dilakukan dengan ikhlas. Ikhlas itu berarti memurnikan tujuan hanya pada Allah. Perlu mengucapkan basmalah “bismillahirrahmanirrahim” sebelum melakukan sedekah supaya ikhlas. Sedekah itu bisa dilakukan dengan diketahui orang lain, tapi sekali-sekali perlu melakukan sedekah tanpa diketahui orang lain kecuali Allah. Selain itu berikan hal yang baik, yang masih disukai kepada orang lain yang lebih membutuhkan. Janganlah mengatakan sesuatu yang menyakitkan hati pada orang yang diberi sedekah, semua perbuatan sedekah itu akan menjadi sia-sia.

Sedekah tidak mesti dilakukan orang yang kaya, bahkan orang yang sedang kesulitan juga sebaiknya melakukan sedekah (sedekah bisa berupa perbuatan baik, tidak harus berupa barang atau uang). Sedekah itu tidak akan membuat seseorang menjadi miskin. Sebaliknya Allah akan membalas sedekah dengan berlipatganda. Sedekah dengan ikhlas adalah usaha dari manusia untuk lebih bertakwa, manusia bertakwa akan dicukupkan kebutuhannya oleh Allah, dan akan diberi rejeki yang terduga-duga. Bagi yang rajin melakukan sedekah akan dilapangkan rejekinya oleh Allah, atau Insya Allah banyak rejekinya…

Allah berfirman:
Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al Baqarah : 271)

Allah berfirman:
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (Al Baqarah : 267)

Allah berfirman:
Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. (QS. Al Baqarah : 263)

Allah berfirman:
Apakah kamu takut akan (menjadi miskin) karena kamu memberikan sedekah sebelum mengadakan pembicaraan dengan Rasul? Maka jika kamu tiada memperbuatnya dan Allah telah memberi taubat kepadamu maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Mujaadalah : 13)

Allah berfirman:
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah : 261)

Allah berfirman:
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (QS. Ath Thalaaq : 2-3)

Allah berfirman:
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. (QS. Al Baqarah : 245)

Comments are closed.

%d bloggers like this: