Tawakkal : keajaiban di saat berserah diri setelah berikhtiar

Kadang manusia merencanakan sesuatu, lalu semuanya berantakan di luar rencana. Seperti saat aku merencanakan ke Jakarta akhir tahun 2010. Tadinya mau ikutan naik mobil kakak agar ngirit ngkos tiket, ternyata banyak barang bawaan sehingga aku tidak bisa numpang. Keputusan di pagi hari padahal rencana berangkat sorenya. Setelah dibatalin, kakakku satu lagi menawarkan aku ke rumahnya saja.Besoknya setelah beberapa kali SMS konfirmasi dan telepon aku beli tiket pesawat, karena harga tiket kereta api di malam tahun baru lebih mahal dibandingkan pesawat.

Setelah membeli tiket mendadak aku di SMS kakakku disuruh membatalkan dengan alasan dia punya acara. Udah kepalang tanggung, akhirnya aku memilih tetap berangkat dan mencari tumpangan menginap di rumah teman. Beberapa teman aku kontak. Dengan hati yang galau dan gelisah, hanya bisa pasrah, berserah diri pada Allah. Besoknya menjelang keberangkatan aku di SMS kakakku, katanya acara batal, aku akan dijemput di daerah Pondok Indah setelah naik bis Damri lalu menginap di rumahnya. Dan selanjutnya semuanya lancar. Ada temen lamaku yang kerja di travel membelikan aku tiket pulang tanpa mau digantiin uangnya. Ada temenku yang lain menawarkan ketemuan pas jadwal kepulanganku ke Jogja, jadi dia mengantarkanku ke bandara plus ditraktir makan siang.

Selain berikhtiar, juga agar selalu berserah diri pada Allah. Agar dimudahkan oleh Allah segala sesuatunya…

Allah berfirman

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuaan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath Thalaaq [65]: 3)

Comments are closed.

%d bloggers like this: