Minal aidin wal faizin artinya bukan mohon maaf lahir dan batin

Para sahabat Nabi bila bertemu saat hari raya Islam akan mengucapkan “Taqobalallahu minna wa minkum”, yang artinya “Semoga Allah menerima amalan kami dan kamu”. Sedangkan kalimat “minal aidin wal faizin” tidak ada di kamus bahasa Arab kecuali kata perkata, kalimat ini hanya dipahami oleh orang Indonesia sebagai ucapan lebaran, yang arti sebenarnya adalah “termasuk orang yang kembali dan menang”.

Bila ingin menggunakan frasa “minal aidin wal faizin”, kita bisa gunakan kalimat lengkap “taqobbalallahu minna wa minkum wa ja’alanallahu minal aidin wal faizin” yang artinya “semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”. Atau juga kalimat “taqobbalallahu minna wa minkum siyamana wa siyakum” yang artinya “semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan, puasaku dan puasamu”.

Saat ini sudah banyak ucapan saling meminta maaf menjelang Ramadhan. Saat Idul Fitri saling memaafkan lagi juga tidak ada salahnya, karena Allah memerintahkan manusia untuk saling memaafkan.

Allah berfirman

خُذِ ٱلْعَفْوَ وَأْمُرْ بِٱلْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ ٱلْجَٰهِلِينَ

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al A’raf : 199)

Comments are closed.

%d bloggers like this: